Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa itu Entry-Level Smartphone ?

Hai Bray,

Entry-level smartphone ini sebenarnya hanyalah sebutan dari beberapa pengamat gadget agar lebih mempermudah bagi calon user atau pembeli untuk membandingkan beberapa produk hp terbaik dikelasnya. Walau pada akhirnya akan kembali kepada kebutuhan para user itu sendiri, setidaknya entry level dapat memberikan gambaran yang lebih signifikan antara kebutuhan, segi ekonomis maupun fitur fitur yang diusung di setiap entry-level. Sejatinya, ada beberapa entry level yang sering disebut di berbagai forum daring yaitu Low-End, Mainstream atau Mid-End, High-End dan Flagship

Low-End Entry Level



Low-End
Low-end entry level biasanya merupakan entry level yang digunakan oleh para orang awam smartphone. Biasanya entry level ini memiliki harga kisaran Rp 500.000 - Rp 2.000.000. Penggunanya pun biasanya pengguna yang baru pindah dari HP feature phone (yang hanya bisa digunakan untuk SMS atau telp) ke smartphone. Dengan rentang harga yang bisa dibilang minim budget, fitur yang diberikan bisa dibilang ga terlalu minim, beberapa diantaranya adalah chipset yang bisa diandalkan untuk game game kecil, kemampuan multitasking yang baik, serta fitur fitur lainnya juga yang cukup mendukung untuk daily driver. Beberapa smartphone terbaik dikelas ini adalah

Mid-End Entry Level 

Realme 3 Pro

Di entry level middle atau Mid-End, fitur fitur sudah mulai banyak yang disematkan, mulai dari layar yang sudah mendukung Full HD, bikin nyaman mata dengan teknologi Amoled atau Chipset yang lebih mumpuni membuat smartphone di entry ini paling banyak dicari oleh para pengguna atau pecinta gadget yang kere hore kayak admin haha. Harga yang ditawarkan biasanya di rentang harga Rp 2.000.000 - Rp 3.000.000. Smartphone yang ada di entry ini cukup beragam dan bervariasi seperti Realme 3 Pro, Realme 5 Pro, Redmi Note 5 - 8 Series, Samsung A30 dan A50, dan masih banyak lagi yang lainnya.

High-End Entry Level 

Huawei Nova 5t

High-End entry biasanya dipersiapkan dengan teknologi yang akan bisa bertahan hingga kurang lebih 3/4 tahun kedepannya. Fitur fiturnya pun beragam yang dapat memanjakan para user sehingga bikin para user sulit untuk berpaling kelain hati. Dan tentu saja, tentang build quality ga perlu diragukan lagi. Biasanya, High-End entry level didukung prosesor oleh Hexa/Octa-Core dengan RAM yang bervariasi, diantaranya RAM 4-12 GB. Budget yang harus dipersiapkan untuk smartphone entry ini berkisar antara Rp 3.000.000 - Rp 6.000.000 tergantung dari seberapa besar RAM, tanggal release dan juga build quality nya. Smartphone yang ada di entry ini adalah Huawei Nova 5t, Xiaomi Pocophone F1, Realme X, Mi Series, Samsung A50/A70, iPhone 7+ 8 8+, dll.

Flagship 

Mi 10 Pro dan Mi 20
Entry level ini bisa dibilang sebagai smartphone jagoan dari para produsen. Flagship inilah yang biasa disebut sebagai jati diri atau harga diri dari sebuah produsen itu sendiri. Seperti contohnya iPhone 11 Pro Max, Samsung S10/Note 10, Huawei P30 Pro, Blackshark, Realme X2 Pro, Oppo Reno dan lain lainnya.
Tentu saja dengan merilis sebuah Flagship, para produsen menyematkan fitur fitur tercanggih agar smartphone yang mereka rilis dapat unjuk gigi dipasaran. Beberapa fitur yang ada di entry ini seperti fitur NFC yang dapat mempermudah dalam melakukan transaksi berbasis e-Money, Kamera dengan optical lens terbaik yang dapat zoom hingga 10x lipat bahkan hingga 30x, juga dengan prosesor keluaran terbaru yang bahkan anTuTu dapat mencapai 500 rb. Wow bukan ? Jadi gak perlu lagi khawatir tentang build quality maupun dari segi performanya. Dengan fitur yang ada juga performa yang dapat memberikan Maximum User Experience sudah pasti smartphone di entry ini dibanderol dengan harga diatas Rp 6.000.000.

Posting Komentar untuk "Apa itu Entry-Level Smartphone ?"