Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Memilih Chipset Yang Baik

Ketika kita akan membeli smartphone baik keluaran terbaru maupun Ex-Flagship yang semakin lama akan semakin turun harga, maka beberapa pertimbangan mungkin akan muncul di benak kita baik dari segi harga, segi ekonomis, segi kegunaan maupun performa itu sendiri. Salah satu yang selalu menjadi perhatian para pecinta smartphone adalah prosesor atau chipset itu sendiri. Lalu, sudah seberapa jauh kita mengenal chipset ?

APA ITU CHIPSET ?

SoC (System on Chip) atau lebih dikenal dengan chipset umumnya dikenal sebagai otak dari sebuah gadget. Chipset ini yang akan memberikan Command atau perintah kepada komponen support lainnya seperti GPU, Audio, CPU, ISP, etc. Sebuah SoC dibuat dari material yang bernama silikon dan dibangun atau dibuat pada sebuha penampang yang berukuran kecil dan tipis sehingga bisa di instal pada smartphone. Meminimalkan ukuran memiliki fungsi untuk membuat gadget kita menjadi as portable as possible. Bayangkan kamu punya gadget tapi ukurannya sebesar powerbank, ribet bukan ?

LALU BAGAIMANA CARA MEMILIH CHIPSET YANG BAIK ?

Chipset yang baik dapat dipilih bukan hanya karena Nomor Seri yang lebih besar saja. Seperti  contoh antara Snapdragon dengan seri 801,802, 820, 821 apakah lebih baik daripada Snapdragon dengan seri 710, 730, 660, 665 ? Belum tentu, mengapa ? karena ada beberapa faktor lain yang juga dapat mendukung kemampuan dari chipset itu sendiri. Apa saja ?
1. Ukuran dari Chipset itu sendiri (Litografi)
Evolusi litografi dari Snapdragon
Dari gambar diatas dapat disimpulkan bahwa semakin berkembang teknologi maka ukuran chipset pun semakin berkurang. Nah, sebenarnya ukuran 28nm, 14nm dan 10nm itu menunjukkan apa sih ? Angka angka tersebut merupakan angka yang menunjukkan seberapa panjang transistor didalam sebuah chipset. Jadi jangan heran dalam 1 chipset mampu menampung hingga miliaran transistor. sedangkan nm (nanometer) sendiri merupakan satuan panjang sama halnya dengan cm, m atau km. Umumnya, semakin kecil ukuran dari sebuah transistor maka transfer data akan semakin kencang. Analoginya adalah ketika kita berkunjung ke sebuah kota. Semakin besar kota yang kita kunjungi, maka semakin lama pula waktu kita untuk mengunjungi semua sudut kota tersebut.

2. Ukuran Clock Speed
Ukuran Clock Speed biasanya dinyatakan dalam Ghz atau gigahertz. Gigahertz sendiri memiliki arti siklus per detik. Misal, sebuah chipset memiliki Clock Speed sebesar 2.4 Ghz maka dalam satu detik Chipset tersebut melakukan siklus sebesar 2.400.000.000 siklus per detik. Sangat cepat bukan ? Akan tetapi apakah itu menjamin dengan performanya ? Tentu saja tidak. Semakin besar Ghz yang dimiliki sebuah Chipset maka akan semakin cepat pula konsumsi daya yang dilakukan. Ini akan berdampak pada pengurangan lifetime dari baterai smartphone. Sebaliknya, semakin kecil Ghz yang dimiliki maka Chipset memungkinkan untuk menghemat daya se efisien mungkin, akan tetapi dampaknya adalah penurunan performanya.
Lalu apakah ada keterkaitan antara ukuran clock speed dengan litografi dari sebuah chipset ?
Litografi memiliki keterkaitan dengan ukuran clock speed. Sebuah smartphone  dengan ukuran clock speed yang besar tetapi memiliki litografi besar (28nm) akan kalah dalam performa dibanding dengan ukuran clock speed yang lebih kecil akan tetapi memiliki litografi lebih kecil (10nm). Kenapa ? Karena efek thermal throttling pada litografi besar yang menyebabkan chipset menurunkan performanya agar menjaga suhu pada chipset tetap sama.

3. Core
Ketika kita akan membeli sebuah smartphone maka akan muncul, contoh, spesifikasi "Quad-Core 2.4 Ghz". Apa yang dimaksud dengan Quad-Core ? Quad-Core berarti menunjukkan dalam satu chipset terdapat 4 Core yang dapat bekerja berdampingan satu sama lainnya. Jadi, Core sendiri adalah inti dari sebuah chipset. Umumnya, semakin banyak Core yang dimiliki oleh sebuah chipset, maka semakin kencang pula performanya. Kemampuan dari beberapa core ini biasanya dapat dirasakan ketika kita melakukan multitasking atau membuka banyak aplikasi secara bersamaan dalam satu waktu yang sama.

Posting Komentar untuk "Tips Memilih Chipset Yang Baik "