Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Foto Agar Telihat Lebih Estetik

Tips Foto Estetik - Ada kalanya ketika kita menggunakan sosial media, kita ingin terlihat oleh orang orang dalam keadaan terbaik. Baik dari segi tempat, segi konten ataupun segi pakaian yang kita pakai. Tak jarang juga kita rela melakukan editing dengan menggunakan filter agar foto yang akan kita share di sosial media kita terlihat lebih estetik. 

Dalam dunia fotografi, terdapat prinsip Rule of Thirds sebagai pacuan agar foto yang kamu ambil terlihat lebih baik. Apakah yang dimaksud dengan Rule of Thirds ?

Rule Of Thirds 

Prinsip Rule of Thirds pertama kali dituliskan oleh Jhon Thomas Smith. Beliau adalah seorang pelukis dari Inggris pada tahun 1797. Prinsip ini beliau tuangkan dalam bukunya yang berjudul Remarks on Rural Scenery dan baru secara resmi dinamai Rule of Thirds oleh Sir Joshua Reynolds pada tahun 1783. 
Pada dasarnya, Prinsip ini adalah membagi bidang foto menjadi 3 bagian yang sama besar, baik secara vertikal maupun horizontal. Dengan demikian, kita dapat melihat 3 kotak yang sama besar pada kameramu. Pembagian ini menghasilkan 4 titik yang bertemu di titik perpotongan antara garis. Mudahnya, grid yang tampil di aplikasi kamera smartphone kita adalah hasil penerapan dari Rule of Thirds itu sendiri
4 titik yang bertemu ini adalah daerah yang paling menarik bagi mata ketika melihat sebuah gambar. Dengan meletakkan objek pada salah satu titik tersebut maka akan dihasilkan foto yang lebih menarik, estetik dan juga seimbang. 
Satu yang perlu diingat, walaupun ini disebut sebagai "prinsip" namun prinsip ini bukanlah suatu acuan yang baku yang harus kita gunakan ketika kita akan mengambil foto suatu objek. 

Grid 3x3 adalah penerapan langsung Rule of Thirds

Bagian yang dilingkari adalah 4 titik yang sudah dijelaskan sebelumnya. Biasanya agar terlihat lebih estetik, objek dapat ditempatkan disalah satu titik tersebut. 

Tipsnya Adalah.... 

Setelah kita mengetahui tentang Rule of Thirds itu sendiri, kita akan membahas tentang Headroom dan Lookroom agar hasil dari foto yang kita ambil menjadi lebih estetik. 

Headroom 

Headroom adalah salah satu komposisi dalam sinematografi yang membahas posisi vertikal suatu objek didalam foto dengan frame pada gambar. Headroom sendiri mengacu pada jarak antara bagian teratas kepala dengan bagian atas frame. Seiring waktu, istilah ini kemudian digunakan sebagai pengganti Leadroom, Noseroom atau Lookroom. Headroom dapat terlihat lebih estetik sejalan dengan kuantitas yang dinamis. Maksudnya adalah seberapa banyak frame yang dapat diisi oleh suatu objek.

Look room atau Nose room

Sedangkan untuk Look room atau Nose room adalah jarak ruang terbuka yang dilihat oleh objek dalam film dan ruangan itu sendiri. Mudahnya, Jika objek yang akan kita foto sedang menghadap ke kiri, maka kita dapat menempatkan objek tersebut disebelah kanan frame, begitu juga sebaliknya. Hal ini bermaksud agar framing atau pembingkaian objek menjadi lebih nyaman karena objek sedang melihat ke ruang terbuka yang ada didepan objek itu sendiri. 

Bagaimana kedua hal ini dapat mempengaruhi ke estetikan suatu foto ? 

Kedua hal ini semuanya saling berkaitan dengan Rule of Thirds tadi. Rule of Thirds dapat menyeimbangkan antara Headroom dan Nose Room.

A. Headroom Terlalu Jauh

B. Headroom Pas

C. Headroom Terlalu Dekat

A. Headroom terlalu jauh. Pada foto ini, bagian atas kepala dan frame memiliki jarak yang terlalu jauh sehingga kurang terlihat estetik. Objek kurang terlihat proporsional
B. Headroom pas. Bagian atas kepala dan frame memiliki jarang yang pas sehingga menampilkan objek pada posisi terbaik karena lebih proporsional baik bagian atas dan bawah. Foto juga menjadi terlihat lebih seimbang
C. Headroom terlalu dekat sehingga keseimbangan foto menjadi kurang. Hal ini dapat menyebabkan foto menjadi kurang estetik. 
Dari ketiga foto diatas kita sendiri dapat menimbang dan sepakat bahwa posisi headroom dapat mempengaruhi ke-estetik-an suatu foto. Dengan headroom yang pas, proporsi objek dengan frame menjadi lebih seimbang. 

Salah Satu contoh Nose Room yang baik
Contoh foto diatas adalah salah satu penggunaan Nose Room yang baik karena jarak antara hidung/mata dengan ruang terbuka didepannya sudah cukup baik. Objek yang menghadap kanan pun di tempatkan di bagian kiri frame sehingga selaras dengan pengertian dari Nose Room. 

Nah, dengan mengetahui dan mengaplikasikan tips diatas tentunya dapat meningkatkan estetika dari foto yang kita ambil kedepannya. Jadi, next time jangan asal motret aja ya ! 


Gimana artikel dari Wikimil ? Bermanfaat bukan ? Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat bagimu, jangan lupa share juga ke teman teman mu ya ! Terimakasih 



Posting Komentar untuk "Tips Foto Agar Telihat Lebih Estetik"