Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Platform Money Game Yang Pernah Viral

Vtube, EDCCash, Alimama

WIKIMIL.ID - Mencari uang memang bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, terkadang hal ini disalah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Banyak orang yang tertarik menggunakan 3 Platfom money game yang pernah viral ini untuk mendapatkan uang dengan mudahnya. 

Semua aplikasi ini sempat viral pada masanya. Banyak orang yang tertipu dengan iming iming mendapatkan uang hanya dengan menonton iklan ataupun melakukan misi yang terdapat dalam aplikasi tersebut. 

Biasanya, orang yang mudah tertipu adalah orang yang kurang mengerti tentang teknologi seperti orang tua ataupun anak anak. Walaupun sudah diberitahu, orang orang ini tetap teguh dengan pendiriannya. 

Dalam upaya untuk memikat anda sebagai korban selanjutnya, akan terdapat beberapa orang yang mereka sebut sebagai leader. Leader adalah orang orang yang sudah lama mendalami atau mengerjakan tugas tugas yang ada di aplikasi money game tersebut. 

Baca Juga : 4 Bisnis Online Yang Menghasilkan Banyak Uang

Cara memikatnya pun beragam, biasanya si leader akan melakukan personal approaching terhadap korban dengan mengajaknya makan malam bersama atau nongkrong bersama. Ada juga yang menggunakan cara cara licik seperti mengadakan seminar atau talkshow yang bertemakan kesuksesan. 

Seminar ini nantinya akan berujung pada pendaftaran korban secara paksa pada aplikasi money game tersebut. Bahkan, beberapa diantara korban mengeluhkan bahwa mereka dipaksa untuk berbohong kepada pihak keluarga demi join kedalam bisnis money game ini

Aplikasi tersebut kini sudah di blokir oleh pemerintah karena terindikasi menggunakan sistem Money Game. Apa pengertian Money Game itu ? 

Baca Juga : 5 Hal Yang Wajib Dihindari Pebisnis Pemula

Pengertian Money Game 

Dilansir dari Ajaib, Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendefinisikan Money Game sebagai salah satu kegiatan yang menghasilkan uang atau kegiatan penggandaan uang dalam waktu yang singkat dan cepat dimana dalam praktiknya, penggandaan uang ini disebut sebagai pemberian bonus atau komisi yang diambil dari penambahan atau perekrutan anggota baru. Bukan berdasarkan pada penjualan produk. 

Jikapun ada penjualan produk, seperti salah satu produk penghemat BBM dengan menggunakan pil, itu hanyalah kamuflase semata. Biasanya orang mengindikasikan bahwa MLM adalah Money Game. Namun MLM dan Money Game adalah dua hal yang berbeda. 

Baca Juga 5 Skill Yang Wajib Dimiliki Pebisnis Pemula

Perbedaan MLM dan Money Game 

MLM dan Money Game adalah dua hal yang jauh berbeda. Money Game hanya mementingkan pada pertambahan jumlah anggota. Tujuannya hanyalah untuk mendapatkan keuntungan sebanyak banyaknya dari penambahan jumlah anggota tersebut. 

Itulah alasan utama mengapa para leader pada sistem Money Game sangat gencar dalam mencari anggota anggota baru walau dengan cara yang licik sekalipun. 

Sedangkan MLM sendiri merupakan suatu tempat berkumpulnya perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) serta Federation of Direct Selling Associations (WFDSA). 

Mudahnya, apabila kamu bergabung dalam suatu bisnis MLM dan bisnis tersebut tergaung dalam dua organisasi tersebut. Maka dipastikan bahwa bisnis MLM tersebut adalah legal. 

3 Platform Money Game Yang Pernah Viral 

Berikut adalah 3 Platform Money Game Yang Pernah viral pada masanya dan menyebabkan banyak kerugian.

Alimama

Alimama Asli VS Palsu

​​​​​​​Apa itu Alimama ? Alimama yang asli merupakan nama anak usaha dari raksasa E-Commerce asal Tiongkok yang bernama Alibaba. Di negara asalnya, tiongkok, Alimama yang asli merupakan suatu platform pemasaran berbasis data. Aplikasi ini berfokus untuk membantu pebisnis online dalam ekosistem Alibaba Group agar bisa menjalankan pemasaran yang jauh lebih baik.

Rupanya, kesempatan ini dimanfaatkan oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab. Alimama palsu yang berdomain almm.qdhtml.net dan alimamamonline.net ini merupakan salah satu aplikasi yang menawarkan komisi kepada anggota yang berpura pura membeli barang di sejumlah E-Commerce.

Alimama palsu menjanjikan penghasilan tetap (fixed) kepada pengguna. Jika ingin menghasilkan uang, para pengguna alimama hanya perlu “berbelanja” daring atau membuat transaksi belanja. Namun yang janggal adalah, uang pembeli tidak benar benar dibelanjakan melainkan dapat dikembalikan beserta komisi tertentu dari total harga belanja.

Untuk dapat belanja, pengguna diwajibkan untuk melakukan top up atau pengisian saldo terlebih dahulu. Uang ini akan disetorkan dan berubah wujud menjadi saldo Alimama. Saldo inilah yang nantinya akan digunakan sebagai modal berbelanja.

Modus operandi dari aplikasi ini adalah dengan meyakinkan pengguna bahwa platform ini adalah platform resmi dan telah berasosiasi dengan beberapa E-Commerce raksasa lainnya seperti Tokopedia, Shopee, Lazada dan lain lain.

EDCCash

EDCCash

​​​​​​​Apa itu EDCCash ? Dilansir dari Kumparan, EDCCash atau dikenal sebagai E-Dinar Coin Cash adalah platform primadona untuk menambang asset digital. EDCCash adalah platform untuk mengelola koin EDC Blockchain yang sebelumnya bernama E-Dinar Coin. Disebutkan bahwa EDC sendiri merupakan mata uang kripto yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran. Pada dasarnya, dengan menggunakan aplikasi EDCCash, para pengguna akan dimudahkan dalam melakukan jual beli asset digital

Cara Kerja EDCCash adalah dengan menggunakan masternodes dari EDC Blockchain. Maksudnya adalah pengguna meminjamkan koin mereka agar memungkinkan node (mesin mining EDC) untuk menambang EDC. Pihak peminjam tidak perlu melakukan tindakan apapun.

Berdasarkan hasil penelusuran, harga E-Dinar Coin dipasaran adalah senilai 0,007170 dolar yang berarti 1 koin hanyalah 103 rupiah. Sedangkan pada aplikasi ini, harga satu koin dapat dibeli setara Rp. 20.000 dan dijual dengan harga Rp. 15.000,00.

Singkatnya, pihak perusahaan telah melakukan praktik pengelabuan berupa penyewaan alat tambang produk E-Dinar Coin untuk melakukan bisnis terselubung yaitu Money Game.

VTube

Vtube

Apa itu Vtube ? Vtube merupakan sebuah aplikasi atau platform yang dikembangkan oleh PT Future View Tech. Aplikasi ini pada awalnya berfokus pada pengembangan iklan atau advertising.

Vtube bekerja dengan cara memberikan pembagian keuntungan pada penonton iklan di aplikasinya. Penonton tersebut kemudian akan mendapatkan view point yang dapat diakumulasikan kedalam rupiah. Selain iklan, sumber penghasilan lainnya adalah menggunakan system referral.

Yang menjadi janggal adalah, pengguna diwajibkan untuk melepas sebagian VP sesuai dengan aturan. VP Mereka juga menanggung komisi/pajak untuk pihak Vtube yang besarannya ditentukan berdasarkan level setiap peserta.

Selain itu, VP yang telah didapatkan anggota dapat diperjual belikan dan menaikkan peringkat. Berdasarkan penuturan ketua Satgas Waspada Investasi tindakan ini berpotensi merugikan masyarakat karena menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu singkat serta menjanjikan bonus dari perekrutan orang baru.

Logikanya, VP dari member lama dapat dibeli oleh member baru agar member baru dapat naik level. Dengan begini, VP hanyalah bernilai dalam platform Vtube saja sehingga nilainya fiktif.

Dari penjelasan beberapa aplikasi diatas, dapat disimpulkan bahwa money game biasanya dicirikan dengan saldo atau nilai mata uang dari aplikasi tersebut yang valuasinya fiktif. Anda dapat mengambil contoh dari VP, VP tidak dapat digunakan diluar aplikasi Vtube. Hingga penutupan server Vtube, para leader seakan lepas tangan.

Banyak member yang telah membeli banyak VP kemudian tidak dapat diperjual belikan antar member karena server telah ditutup. Selain itu, para leader dan manajemen Vtube pun tidak lagi menerima VP dari para pengguna, artinya manajemen dan para leader tidak membeli balik VP dari pengguna sehingga hal ini tentu sangat merugikan pengguna.

Maka dari itu, anda harus berhati hati dalam menggunakan platform apapun itu. Apalagi jika platform tersebut mengiming imingi keuntungan berlipat ganda dan menggunakan system money game. 

Posting Komentar untuk "3 Platform Money Game Yang Pernah Viral"