Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tren Teknologi di Indonesia Pada Tahun 2021

Tren Teknologi di Indonesia pada tahun 2021


Tren Teknologi 2021 - Teknologi semakin berkembang dengan pesat. Bahkan perkembangannya hampir melampaui ekspektasi umat manusia. Beberapa diantaranya bahkan mampu mengambil alih peran manusia. 

Pada dasarnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah pekerjaan umat manusia. Sebut saja internet, Internet telah memudahkan manusia dalam berbagai hal, seperti berbelanja online, mencari pengetahuan, berkomunikasi hingga melakukan berbagai macam pekerjaan. 

Baca Juga : 3 Konsep Time Travel

Teknologi sudah hidup berdampingan dengan manusia sejak dahulu kala. Tidak dapat dipungkiri, teknologi merupakan saksi bisu perkembangan manusia. Hingga saat ini, tren teknologi masih terus berkembang dan menghasilkan berbagai macam teknologi baru yang dapat membantu umat manusia. 

Bahkan di tahun 2021, ada beberapa tren teknologi yang sedang dikembangkan agar kita sebagai manusia dapat hidup secara efektif, praktis dan efisien. Tentu hal ini merupakan hal yang baik walau dibalik itu ada beberapa kontra yang dihasilkan. 

Baca Juga : 4 Perintah CMD untuk Perawatan Laptop

Tren Teknologi 2021

Di tahun 2021 ini, banyak teknologi yang digunakan oleh masyarakat. Hal ini dapat dibuktikan dengan data yang terkait sehingga teknologi ini kemungkinan akan semakin berlanjut hingga beberapa tahun kedepan.

Beberapa tren teknologi tersebut adalah  :

Internet Super Cepat dengan Teknologi 5G

Tren teknologi yang pertama adalah perubahan teknologi Internet di Indonesia. Perubahan teknologi yang dimaksud adalah perubahan dari teknologi 4G menuju teknologi 5G. Perkembangan ini pertama kali diprakarsai oleh Telkomsel yang merupakan salah satu BUMN di Indonesia. 

Telkomsel akan memulai uji coba jaringan 5G di Indonesia di beberapa titik di Jakarta. Daerah tersebut adalah Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, BSD, Widya Chandra serta Alam Sutera. Perubahan teknologi ini diharapkan akan meningkatkan produktifitas di Indonesia. 

Baca Juga : 3 TWS Kere Hore Terbaik

Hal ini bukan tanpa alasan, Teknologi jaringan 5G memiliki banyak perubahan signifikan yang sejatinya memberikan dampak positif pada teknologi tersebut. Berikut adalah perbandingan antara teknologi 4G dan teknologi 5G

  • Teknologi yang diusung 
4G menggunakan teknologi nirkabel dengan memanfaatkan menara radio. Sedangkan 5G menggunakan teknologi nirkabel yang lebih baik dari 4G, serta menggunakan lebih banyak antena dan pita radio dengan frekuensi yang lebih tinggi. 
  • Kecepatan Maksimum 
Kecepatan maksimum yang dihasilkan oleh 4G hanyalah 100 Mbps sedangkan 5G adalah 10 Gbps

  • Latensi

Latensi sendiri adalah waktu delay jaringan yang diterima oleh gawai yang anda miliki. Mudahnya, ketika anda bermain game, kemudian ping anda melebihi 100, maka dipastikan latensi nya tinggi. Hal ini biasa disebut Lag oleh para gamer. 

Baca Juga : Smartphone Xiaomi Terbaik Yang Pernah Gaib Pada Masanya

Latensi dari 4G sendiri sudah cukup rendah sedangkan 5G dapat dikatakan sangat rendah, bahkan hampir 0. Hal ini akan membawa dampak yang signifikan pada beberapa sektor seperti kompetisi e-Sport, Industry 4.0 dan lain lainnya. 

  • Kapasitas
Kapasitas pemakaian 4G sangat berdampak pada kualitas jaringan itu sendiri sehingga kualitas dari jaringan 4G akan mengalami penurunan saat ada banyak perangkat terhubung pada teknologi ini. Ini dapat dibuktikan penurunan kecepatan internet walaupun jaringan berada pada kondisi full bar. 

Sedangkan pada jaringan 5G, kapasitas yang dihasilkan dapat 10x lebih besar dari 4G sehingga dengan demikian meskipun ada banyak perangkat yang terhubung tidak akan menurunkan kualitas jaringan. 

Baca Juga : Trik Curang Melihat Jawaban di Google Form

Bank Digital Yang Menjamur

Bank konvensional kini mulai banyak yang mencoba untuk berinovasi agar tidak ketinggalan dalam mengikuti arus perubahan teknologi yang semakin pesat. Beberapa diantaranya mencoba meluncurkan Bank Digital sesuai dengan namanya masing masing. 

Bank digital sendiri dapat diartikan sebagai layanan perbankan secara daring. Melalui perubahan layanan ini, nasabah akan dapat melakukan transaksi secara online dan hanya menggunakan smartphone masing masing serta kartu kredit. 

Baca Juga : Tips Jitu Ngerjain Penipu, Pasti Kapok

Dengan dibentuknya bank digital, nasabah tidak perlu repot mengambil uang di mesin ATM jika ingin melakukan transaksi. Pasalnya, semua layanan kini sudah dapat diakses di smartphone masing masing. 

Cara kerja layanan bank digital dirancang senyaman mungkin agar dapat menghemat waktu nasabah dan memungkinkan nasabah untuk melakukan transaksi sesuai jadwal nasabah sendiri. 

Tren Teknologi ini sudah dimulai oleh beberapa bank konvensional seperti bank BTPN yang merilis Jenius, Bank Bukopin yang merilis Wokee, Bank DBS dengan Digibank, Bank UOB dengan TMRW serta Jago dari Bank Jago. 

Sedangkan beberapa bank lain sudah mendaftar dan akan merilis bank digital milik mereka sendiri seperti Bank BCA Digital, BRI Agroniaga, Bank Neo Commerce, Bank Capital, Bank Harda Internasional, Bank QNB Indonesia serta Bank KEB Hana. 

Baca Juga : Perkembangan Fintech di Indonesia

Industri 4.0 

Teknologi yang sedang tren selanjutnya adalah Industri 4.0. Industri 4.0 adalah serangkaian perubahan pergolakan sosial, politik, budaya dan ekonomi. Pada dasarnya, Industri 4.0 akan menghubungka seluruh aktifitas manusia dengna menggunakan komputer sebagai penghubungnya. 

Kombinasi dari sistem fisik dan cyber ini disebut sebagai Internet of Things. Dengan Internet of Things, membuat sebuah pabrik menjadi pabrik pintar dapat menjadi kenyataan. 

Di Indonesia sendiri, dalam perkembangannya ada beberapa sektor yang akan diprioritaskan untuk membuat Industri 4.0. Beberapa sektor itu diantaranya adalah Industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik dan yang terakhir adalah kimia. 

Baca Juga : Cara Memperbaiki Masalah Pada TWS

Blockchain Serta Keterkaitan Cryptocurrency 

Blockchain dapat dikatakan sebagai buku besar digital. Mudahnya, dengan buku besar digital, setiap transaksi yang sudah dicatat tidak akan mudah untuk diganti. Maksudnya adalah, ketika informasi di dalamnya sudah tercatat sedemikian rupa, siapapun tidak dapat menggantinya karena terdapat catatan permanen dan buka besar ini dipegang banyak entitas. 

Hampir seluruh entri dibuat dengan samaran sehingga memiliki tingkatan privasi. Selain itu, tidak ada orang atau komunitas yang memiliki otoritas paling besar pada blockchain. 

Blockchain sendiri dibuat oleh seseorang dengan nama samaran yaitu Satoshi Nakamoto dan sangat erat kaitannya dengan Bitcoin. Bitcoin inilah yang kemudian menjadi Founding Fathers dari banyaknya cryptocurrency saat ini. Sebut saja, Doge, Etherum dan masih banyak lainnya. 

Walaupun begitu, blockchain kini dapat dikendalikan oleh perusahaan atau grup tertentu. Yang membedakan hanyalah dsimpan pada sejumlah komputer yang lebih sedikit dan tidak menawarkan kekekalan yang sama. 

Baca Juga : Cara Mengembalikan Unsaved Documents


Berikut adalah teknologi yang sedang di galakkan di Indonesia. Kedepannya, mungkin akan muncul tren teknologi terbaru yang dapat membawa perubahan besar. 

Posting Komentar untuk "Tren Teknologi di Indonesia Pada Tahun 2021"